Mari Mengenal Pahlawan dan Jasanya untuk INDONESIA

Hari minggu, 31 Maret lalu. Ibu Irma Devita yang merupakan pendiri Irma Devita Learning Center datang ke Makassar tepatnya di ‘Warunk Upnormal’ untuk melakukan diskusi kepada 10 orang Blogger dan 7 anggota Lembaga Lingkar. Beli au tidak datang sendiri , tetapi beliau turut menghadirkan Bapak Tjahjo Widodo selaku kepala Badan Koordinasi Wilayah V Provinsi Jawa Timur, dan kak Anwar Jimpe Rachman.

Para Narasumber Diskusi

Dalam diskusi ini, Ibu Irma Devita memperkenalkan sebuah buku novel berjudul ‘Sang Patriot’ serta 3 part buku komik dengan judul yang sama. ke-4 buku tersebut adalah karyanya untuk memperkenalkan sang pahlawan Mochammad Sroedji yang masih merupakan kakeknya serta perjuangan rakyat Jawa Timur di masa lampau.

Novel Sang Patriot Karya Irma Devita

Mochammad Sroedji adalah pahlawan yang berasal dari jember, beliau sangat dikenal masyarakat Jawa Timur di masa lalu dan menjadi salah satu incaran utama para penjajah Belanda. begitu banyak perjuangan yang beliau lakukan hingga beliau gugur dimedan peperangan.

Irma Devita mengabadikan kisah dari Sroedji tersebut melalui novel hingga komik agar dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Irma Devita sendiri bukanlah seseorang yang memiliki latar belakang dipendidikan sejarah, beliau adalah seorang notaris di Jakarta, dan buku yang pernah beliau terbitkan sebelumnya adalah buku – buku yang berkaitan dengan ilmu hukum praktis.

Book 1 – Komik Sang Patriot
Book 2 – Komik Sang Patriot
Book 3 – Komik Sang Patriot

Namun , mengapa beliau mau menuliskan buku bernuansa sejarah ini?

Sebab selama ini Irma Devita sangat menyayangkan masyarakat yang mulai melupakan sejarah dan jasa para pahlawan, salah satunya Mochammad Sroedji yang hampir terlupakan bahkan jarang terdengar namanya sebagai sosok pahlawan.

Ibu Irma Devita

Meskipun gubernur dan masyarakat Jawa Timur sebelumnya telah mendukung pengajuan Mochammad Sroedji sebagai pahlawan nasional, bahkan sudah banyak patung serta nama jalan Sroedji, dan juga Mochammad Sroedji juga telah mendapatkan tanda kehormatan bintang mahaputera utama dari presiden Joko Widodo pada 2016 lalu, tapi nama Letkol Moch. Sroedji masih belum banyak dikenal masyarakat yang bisa saja nantinya kembali terlupakan, oleh karena itu Irma Devita mengabadikan nama Moch. Sroedji dengan perjuangan rakyat jember Jawa Timur melalui bukunya.

Ibu Irma Devita bahkan berkata “10 Penulis lebih berpengaruh untuk melawan penjajahan dibandingkan ratusan tentara perang”. Sebab melalui tulisan, masyarakat luas dapat terpengaruh, sebuah nama dapat abadi, perjuangannya dapat dikenang dan diikuti oleh masyarakat yang membaca dan memperkenalkannya. Menuliskan riwayat Moch. Sroedji juga menjadi janji Irma Devita kepada neneknya saat beliau masih kecil dulu.

Walaupun sibuk sebagai notaris, beliau tetap berusaha meneruskan perjuangan sang Kakek dengan mengumpulkan data – data bahkan mendatangi langsung daerah – daerah jejak sang Kakek untuk menuliskannya. Beliau juga tak berhenti melakukan sosialisasi ke berbagai tempat dan komunitas – komunitas sejarah agar nama Moch. Sroedji semakin dikenal dan diingat masyarakat.

Banyak hal yang Ibu Irma Devita ini telah lakukan, termasuk workshop dengan guru – guru sejarah, bahkan di jember kini ada museum narasi yang bernama Ruang Ingatan.

Hingga ke Makassar lalu, Ibu Irma Devita ini terus menyebarkan semangat sang patriot. Beliau juga bermaksud mengajak para Blogger dan Lembaga Lingkar untuk mau mengupas sejarah, bukan hanya sekedar tentang bapak Moch. Sroedji saja, dan Moch Sroedji juga bukan sekedar pahlawan jember ataupun Jawa Timur saja, tetapi seluruh Pahlawan dimanapun berasal adalah Pahlawan untuk seluruh rakyat Indonesia demi Kemerdekaan Indonesia, dan perjuangan – perjuangan seluruh pahlawan harus tetap diingat dan dikenang, agar masyarakat Indonesia dapat menyadari betapa sulitnya perjuangan agar kita bisa merdeka, sehingga masyarakat tidak ada yang akan menyia-nyiakan kemerdekaan dengan memecah belah persatuan.

Bapak Tjahjo Widodo

Hal itupun diungkapkan oleh Bapak Tjahjo Widodo, dimana seluruh masyarakat Indonesia harus sadar, banyak darah yang ditumpahkan oleh nenek-nenek kita dulu. Kita hari ini bisa duduk bersama dengan keluarga, membaca artikel ini dengan tenang, semua berkat darah yang ditumpahkan para pahlawan di masa lampau.

Beliau sangat semangat menyampaikan pesan-pesannya, bahkan sesekali air mata beliau terlihat jatuh jika mengingat dan membicarakan jasa para pahlawan, beliau sangat berharap agar masyarakat tidak menyianyiakan perjuangan para pahlawan, dengan memecah belah persatuan, ataupun membiarkan begitu saja pengaruh asing masuk ke Indonesia. Bapak Tjahjo juga berkata dengan penuh harap agar nantinya semua masyarakat dapat sadar dan mengenali para pahlawannya, agar tercipta kesadaran penuh untuk menjaga kemerdekaan yang kita miliki.

Saat ini, di Jember dan beberapa daerah lainnya di Jawa Timur sudah diterapkan 1 Sekolah – 1 TNI yang bertugas untuk menceritakan pada anak – anak sekolah, tentang kisah – kisah perjuangan bangsa Indonesia di masa lalu.

Semoga perjuangan – perjuangan mereka semua untuk mengenalkan para pahlawan bisa berjalan dengan lancar dengan baik. Mungkin kedepannya Ibu Irma Devita bisa menciptakan Game dan Komik virtual agar semakin banyak generasi – generasi yang tertarik mengenal dan mengagumi jasa para pahlawannya.

Ibu Irma Devita juga memberikan buku nih serta menuliskan harapannya untuk Raya, yang pastinya harapan ini juga untuk seluruh generasi muda di Indonesia.

So, Buat kalian para millenials yang membaca tulisan ini. Coba deh cari tau siapa pahlawan yang ada disekitar kalian dan seperti apa perjuangannya?

Please follow and like us:

19 komentar untuk “Mari Mengenal Pahlawan dan Jasanya untuk INDONESIA”

  1. Sebelumnya, selamat buat peluncuran blog Baru Raya.. Semoga makin semangat menulisnya..

    Sejarah pahlawan bangsa memang penting untuk di dalami.. Salut dengan Ibu Irma Devita yang sudah berdedikasi tinggi untuk mengabadikan Sejarah Sang Kakek Letkol Moch Sroedji sampai ke Kota Makassar.. Moga ada juga keluarga dari Pahalawan Makassar yang ingin menulis sejarah pahlawan Lokal..

  2. salut buat Ibu Irma yang di tengah kesibukannya sebagai praktisi hukum yang padat tapi mau menuliskan sejarah bagi kita generasi muda ini. Apalagi dalam bentuk yang menarik seperti novel dan komik. Semoga makin banyak yang mengenal Moch. Sroedji dan pahlawan lainnya.

  3. Sepertinya mbak Devita sedang gencar mempromosikan bukunya, Semangat buat mbak Devita sungguh mulia cita-cita beliau dalam mengedukasi masyarakat dalam mengingat kembali kisah-kisah patriotisme dan perjuangan para pahlawan.

  4. Keren ya, cara unik memperkenalkan pahlawan kepada generasi milenial.

    Memang jadi pertanyaan buat saya, apakah anak2 milenial zaman now masih tertarik mendengar kisah pahlawan zaman dulu? Atau jangan-jangan mereka hanya tertarik pada pahlawan buatan Marvel atau DC?

  5. Sejarah yang ditulis dengan menyenangkan akan membuat pembaca tertarik membacanya, salah satunya dibuat dengan bentuk komik atau novel. Salut sama orang-orang yang masih terus peduli tentang sejarah

    Btw, nda boleh ada kata “di mana” di tengah kalimatnya:)

  6. Ibu Irma ini memang bukan sejarawan. Tapi sebetulnya ia telah membuktikan bahwa semua orang bisa membikin sejarah.

    *eh btw, kok font tulisan saya berubah begini ya? Asyiklah. Anti mainstream, webmu RAYA. Lanjuuuttt.

  7. Sejarah ketika disajikan dalam bentuk novel seperti ini ternyata sangat menarik untuk dibaca. Lain halnya dengan buku teks yang membosankan. Semoga ke depannya makin banyak novel-novel sejarah seperti ini.

  8. Wah blog baru. Selamat ya kak Raya. Semoga makin produktif nulisnya. Btw saya jadi gagal fokus dengan fontnya. Cakep banget haha…

    Salut dengan penulisnya, meski bukan berlatar pendidikan Sejarah dan pekerjaannya juga tak ada kaitannya tapi bisa menuliskan buku Sejarah seperti Sang Patriot ini.

  9. Jadi ingat pernyataan kalau bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Semoga dengan membukukannua seperti ini semakin banyak yang mengenal dan mengenang jasa Moch. Sroedji.

    Btw Raya, pasangki plugin akismet di blog ta supaya komen spam nda bisa lolos πŸ˜€

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *