STOP BULLYING! Bantu Tanda Tangani Petisi Untuk Audrey #JusticeForAudrey

Baru 2 hari belakangan ini, kasus bullying terhadap seorang siswi SMP di Pontianak bernama Audrey heboh diperbincangkan netizen. Padahal aksi pengeroyokan terhadap Audrey terjadi pada Jum’at, 29 Maret 2019.

Siang hari itu, Audrey dikeroyok oleh beberapa siswi SMA pada sebuah bangunan di Jalan Sulawesi, kota Pontianak.Audrey di jebak oleh para pelaku melalui ajakan temannya untuk pergi ke rumah sepupunya. Sepanjang ajakan itu, Audrey dibuntuti oleh 4 remaja perempuan dan akhirnya menjebaknya di tengah jalan lalu digiring ke sebuah bangunan di Jalan Sulawesi.

Para pelaku diduga memiliki dendam dan masalah pribadi pada kakak Audrey dan sengaja memancingnya dengan menjebak Audrey. Diduga Audrey kemudian disiram, dijambak, dan dibenturkan kebebatuan, lalu kemudian perutnya diinjak dan ditendangi hingga tersungkur kesakitan.

Ilustration (Source : Google)

Motif utama dari kejadian ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian dan masih banyak dugaan – dugaan netizen yang bertebaran di dunia maya. Namun yang membuat netizen geram iyalah kasus ini belum mendapat tindakan tegas dari pihak yang berwajib, bahkan baru diketahui publik beberapa hari setelah kejadian.

Beberapa pelaku juga bahkan sempat membuat snapgram dengan tawa lepas di kantor polisi usai melakukan aksinya. Bahkan beberapa pelaku juga terlihat masih sempat aktif di media sosial hingga masih bersekolah seperti biasa. Tingkah para pelaku ini membuat netizen sangat geram dan mengutuk tindakan para pelaku. Banyak orang juga yang menduga pelaku merupakan anak dari orang yang penting, sehingga belum ada tersangka yang ditetapkan pada kasus ini.

Kasus penganiayaan Audrey ini pertama kali diangkat oleh salah satu akun twitter yang berhubungan dengan keluarga korban. Audrey kini mengalami trauma, menderita rasa sakit, dan kehilangan keceriaannya. Keluarga tidak ingin kasus ini berakhir secara damai, netizen juga saat ini sangat mengawasi perkembangan kasus ini dan tagar #JusticeforAudrey kini viral di media sosial. Netizen ingin Audrey dan keluarga mendapat keadilan dan pelaku dihukum seberat – beratnya tanpa memperdulikan alasan bahwa para pelaku masih dibawah umur.

Usia SMA, dan tindakan kriminal yang dilakukan para pelaku sudah mencerminkan bahwa mereka bukanlah anak dibawah umur yang harus mendapatkan perlindungan. Para pelaku harus mendapatkan hukuman yang akan memberikan efek jera dan menjadikan pembelajaran agar kedepannya tidak ada lagi kasus Bullying di negeri ini.

Netizen kini membuat petisi online #JusticeForAudrey dan beramai – ramai menandatanganinya dengan tuntutan agar Polda Kalbar segera memberikan keadilan untuk audrey.

Saat ini petisi ini sudah ditanda tangani oleh hampir 3 juta orang. Silahkan klik gambar berikut ini untuk jika ingin ikut menandatangain petisi #JusticeForAudrey

Update : Saat ini banyak ditemukan fakta – fakta baru mengenai kasus audrey diantaranya Audrey diduga tidak mendapatkan cedera terlalu serius seperti yang diberitakan dan banyak penuturan kronologi yang tidak tepat. Netizen juga banyak yang membuat tagar #Audreyjugabersalah , melalui akun facebook milik Audrey, didapati Audrey kurang memiliki etika yang baik dalam berucap di sosial media sehingga menimbulkan kemarahan banyak orang. Saat ini sebaiknya kita menunggu hasil keputusan yang berwenang saja agar semuanya lebih jelas. Namun dari kasus ini kita berharap agar tidak ada lagi kasus bullying kedepannya dan kita semua bisa lebih menjaga lagi etika dalam berucap dan bersosial media.

Please follow and like us:

13 komentar untuk “STOP BULLYING! Bantu Tanda Tangani Petisi Untuk Audrey #JusticeForAudrey”

  1. Bukan Bullying sih, bukan sekedar pengeroyokan juga, tapi ini lebih ke kasus penhaniayaan. Cuma yah kalo bukan people power yang bergerak kasus ini sudah berakhir damai beberapa hari kemarin. Perlu pengawalan memang. Biar gak kejadian lagi.

  2. Kasus ini terlanjur viral di jagad digital, sampai2 saya bingung sebenarnya mana sumber berita yang paling valid dan bisa dipercaya. Makanya saya menunggu informasi dan laporan penyelidikan dari pihak kepolisian saja. Walaupun begitu saya tetap mendukung keadilan harus ditegakkan seadil2nya.

    1. Setuju, karena semakin banyak kabar aneh terbaru yg bermunculan. Tapi kasus seperti ini mau awalnya seperti apapun tidak patut bahkan saya merasa miris sebagai orangtua, anak anak yang harusnya dibina lebih baik malah sepertinya menganggap kasus ini main main. Padahal usia sma bukan lagi terbilang anak anak yah, kasus bullying oengeroyokan dan penganiayaan tidak dpt dibenarkan, terlebih memang ada luka lebam dan memar dihari pertama korban. Hmmm

  3. untuk kasus ini, sebaiknya kita jadikan pelajaran saja.. tidak perlu ikut bully atau terlalu emosi.. apapun hasil penyelidikannya nanti, artonya ada yg perlu diperbaiki dari cara anak muda bergaul dan bersikap di era ini.. mari sama2 berbenah, bukan memaki, tapi refleksi..

  4. Kasus Audrey adalah kisah miris perkembangan etika anak / remaja di era digital, semoga ke depannya orangtua dan lingkungan bisa melindungi anak-anak dari toxic yg bs mempengaruhi akhlakx. Sebuah tantangan bagi orgtua untuk memperhatikan dan bsia mnjd shbt bg keluarga.

  5. Kasus ini berkembang ke arah Tak terduga, saya jadi penasaran endingnya bagaimana. Terlepas dari siapa yang salah ataupun benar, bullying sama sekali tidak bisa ditoleransi. Ngeri anak-anak zaman now hiks, dikit2 keroyokan dikit2 main bully

  6. Kalau saya mendengar berita ini, saya tak terlalu menanggapi. entah karena apa. Hal yang begitu tiba tiba. Banyak yang seketika mengutuk, dll hanya karena melihat pernyataan dari beberapa media mainstream. Saya lebih memilih mendoakan korban.

  7. saya udah tandatangan nih petisinya
    tapi saya belum mau gembar gembor di sosmed memang
    masih ngutuk2 dan kesel sembari ngebahas ttg pembullyan pelaku
    bahasnya di group2 WA aja.
    blm ada update lagi kah ttg hasil visum? di rekayasa yang mana nih ?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *