7 Kebiasaan Sederhana Untuk Mencintai Bumi

Pada 22 April lalu adalah hari Bumi. Bumi tempat tinggal kita sekarang ini, semakin hari semakin memburuk keadaannya. Setiap hari selalu timbul masalah – masalah baru terkait keadaan bumi yang kita cintai ini. Mulai dari sampah, lingkungan yang tidak sehat, alam yang tercemar, hingga Global Warming.

Sebagai penghuni bumi, tentu kita semua harus bertanggung jawab atas kondisi bumi. Semua manusia harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat bumi ini,demi kenyamanan hidup kita dan seluruh makhluk. Merawat bumi juga penting agar bumi bisa terus layak dihuni oleh generasi – generasi yang akan datang. Mungkin saat ini manusia terlalu terlena akan semua yang diberikan oleh bumi, sehingga memanfaatkannya dengan semena – mena hingga lupa untuk merawatnya.

Kita semua sering tidak sadar, banyak kebiasaan buruk yang sering kita lakukan yang akan merusak bumi secara perlahan. Rusaknya lingkungan juga akan berdampak kembali kediri kita sendiri. Untuk itu mari lakukan beberapa kebiasaan sederhana berikut ini untuk menjaga bumi kita.

1. Lihat Sampah Ambil

Seorang milliuner asal Cina memungut sampah (Source :
YouTube Sixth Tone)

Slogan lihat sampah ambil mungkin tidak asing lagi terdengar ditelinga kita, tapi apakah kita sudah melakukannya?. Banyak orang yang enggan melakukan kebiasaan kecil ini karena perasaan canggung ketika melakukannya. Tapi, mungkin lebih banyak lagi yang merasa cuek untuk melakukannya. Di Indonesia sendiri, beberapa orang beralasan canggung untuk melakukannya karena kurangnya pikiran positif masyarakat kita ketika melihat seseorang melakukan hal itu, banyak yang selalu berpikir bahwa orang yang melakukan hal itu hanya cari muka saja. Pemikiran dan perasaan – perasaan seperti itu harus kita singkirkan dengan menjadikan kebiasaan “Lihat Sampah Ambil” ini sebagai kebiasaan bersama. Satu sampah saja yang kita ambil disetiap harinya akan berdampak baik untuk lingkungan kita, bahkan tanpa kita sadari kita telah meringankan aktiftas orang lain. Tapi ingat, kalau sampahnya udah diambil, buang pada tempatnya ya! πŸ˜€

2. Sulit menemukan tempat sampah? Simpan sendiri sampah itu dahulu!

Source : Shutterstock

Alasan lainnya orang – orang membuang sampah sembarangan adalah sulitnya menemukan tempat sampah terdekat. Memang masih perlu kita akui di Indonesia, mungkin bahkan fasilitas umum sekalipun masih belum menyediakan tempat sampah yang cukup dan menyebar rata. Hal ini menjadikan beberapa orang malas berjalan untuk mencari – cari tempat sampah yang belum jelas keberadaannya. Ditambah lagi banyaknya pola pikir buruk dan manja yang hanya selalu mengandalkan petugas kebersihan setempat untuk membersihkan sampah mereka.

Apakah kita menyadari, jika semua orang berpikir seperti itu, sampah – sampah tersebut tidak akan pernah ada habisnya bertebaran dimana – mana. Karena jika seorang petugas membersihkan sebuah sampah, diwaktu yang bersamaan ada puluhan orang yang membuang sampah sembarangan. Coba pikirkan betapa buruknya kita yang telah menyulitkan pekerjaan orang lain, nyamankah kita dengan kondisi lingkungan seperti itu?. Jadi, sehabis mengkonsumsi snack, minuman kemasan, dan sampah – sampah kering lainnya yang kita hasilkan, lalu kita kesulitan untuk menemukan tempat membuangnya, maka ayo simpan sendiri sampah itu dahulu. Bisa kita kumpulkan di sebuah plastik, atau simpan disaku kita, ditas kita, atau mungkin menggengamnya hingga kita menemukan sebuah tempat sampah untuk membuangnya. Bagaimana dengan sampah basah? buanglah segera! Jadikanlah kebiasaan, dan percayalah. Kebiasaan kecil ini akan sangat membantu untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih. Lalu disaat bersamaan, lagi – lagi kita telah meringankan pekerjaan seseorang.

3. Kurangi Penggunaan Plastik

Source : dreamstime.com

Banyak orang yang terkesan membuang – buang plastik. Bahkan, terkadang seseorang yang membawa tas saja masih membiarkan barang belanjaannya berbalut kantong plastik, lalu dimasukkan lagi kedalam tas. Apalagi jika barang belanjaannya hanyalah benda padat atau hanya barang – barang konsumsi yang notabenenya sudah terkemas plastik. Lalu untuk apa kantong plastik tetap anda gunakan dan anda masukkan juga kedalam tas?. Banyak dari kita yang perlu berpikir lebih rasional lagi ketika menggunakan plastik. Jika membawa tas atau apapun yang masih memungkinkan kita untuk tidak menggunakan plastik, maka tolaklah kantong plastik tambahan. Kita juga perlu membiasakan diri untuk mengurangi pembelian barang – barang berkemasan, ataupun sekali pakai, dan gunakanlah produk refill.

4. Biasakan membawa Tote Bag untuk berbelanja, selalu membawa botol tumblr, dan menggunakan barang – barang ramah plastik lainnya

Source : tumblr.com

Untuk mengurangi penggunakan plastik, maka kita perlu mebiasakan menggunakan produk – produk ramah lingkungan yang bisa kita gunakan berkali – kali. Ketika berbelanja, sebaiknya selalu sediakan kantong kain/tote bag yang bisa kita gunakan berkali – kali sehingga kita tidak bisa menolak kantong plastik. Selain itu selalu bawa air minum sendiri dalam botol/tumblr yang bisa kita isi ulang. Sehingga kita tidak perlu membeli air kemasan ketika kita bepergian. Cobalah juga untuk menolak gelas plastik ketika sedang di cafe, dan cobalah menggunakan sedotan alumunium. Dan mari coba gunakan produk – produk ramah lingkungan lainnya, ataupun benda yang berbahan kuat dan awet. Semua kebiasaan itu selain mengurangi plastik, kebiasaan tersebut juga menghemat pengeluaran kita.

5. Menghemat Kertas

Source : herbaban.com

Kertas berasal dari pohon. Semakin banyak kertas digunakan, semakin banyak juga pohon yang di tebang, jadi jangan boros kertas. Buku memang tidak boleh dihilangkan, tetapi memang sebaiknya proses administrasi atau hal lainnya dilakukan dengan basis elektronik untuk menghemat kertas. Selain itu jangan boros tissue, gunakan air untuk membersihkan diri setelah buang air. Sebaiknya juga selalu bawa sapu tangan kemanapun untuk membersihkan tangan ataupun keringat anda. Selain itu cobalah gunakan kembali kertas yang masih bisa digunakan ataupun mendaur ulangnya.

6. Hemat Listrik dan bijak menggunakan peralatan elektronik

Source : pintaria.com

Perlengkapan elektronik yang biasa kita gunakan sehari – hari di rumah rupanya penyumbang gas pencemar udara hingga 40 % loh!. Penggunaan listrik yang berlebihan juga sama saja membuang – buang bahan bakar fosil dan sumber daya listrik lainnya. Jadi sebaiknya hemat listrik dan bijaklah menggunakan alat elektronik. Matikan lampu dan perabot elektronik ketika tidak digunakan. Juga cabut segala stand by adaptor, charger dan segala kabel – kabel terminal lainnya ketika tidak digunakan. Sebab, meski penghubung listrik tersebut tidak disambungkan dengan apapun, tetapi hal itu tetap membuang emisi CO2/energi listrik secara perlahan. Belilah alat elektronik yang tidak mengandung CFC (Chloro-Fluoro-Carbons), sebab CFC dapat merusak lapisan ozon.

7. Tanam Pohon

Source : covesia.com

Yang terakhir biasakan untuk menanam pohon setiap ada kesempatan, hal itu bisa kita mulai dari rumah kita sendiri. Tanamlah setidaknya satu pohon dirumah kita, atau setidaknya perbanyak tanaman ataupun bunga dirumah. Satu pohon sangat berguna untuk memproduksi oksigen demi kehidupan kita.

Bagaimana? mudah atau tidaknya untuk melakukan kebiasaan diatas itu semua kembali kediri kita masing – masing. Mungkin langkah – langkah tersebut terlihat sangat kecil, tetapi percayalah kebiasaan tersebut akan dapat memberikan dampak yang besar dimasa yang akan datang.

Please follow and like us:

4 komentar untuk “7 Kebiasaan Sederhana Untuk Mencintai Bumi”

  1. Adanya hari Bumi ini tentu mengingatkan kita sebagai penghuni Bumi lebih care terhadap kondisi bumi ya Kak. Dan memang dalam agama juga sudah diterangkan demikian, kita diciptakan di muka bumi sebagai khalifah sehingga sudah menjadi tanggungjawab kita untuk menjaga bumi. Noted banget nih 7 kebiasaan sederhana mencintai bumi yang diterangkan di atas.

  2. Ping-kembali: Google

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *