Absurd&Others Tips&Trend

Mengapa Han Ji Pyeong di Drakor Start Up Mendapat Lebih Banyak Simpati Penonton?

Annyeong Hasseo

Mungkin ini adalah hal yang aneh bagi blog ini, sebab biasanya blog ini membahas hal-hal yang berbau Jepang dan hal lainnya. Tapi di postingan kali ini blog ini mendadak ikut-ikutan menuliskan hal terkait drama korea.

Mungkin admin sudah berhasil terpengaruh dengan hebohnya drama korea terbaru ‘Start-Up’. Yang tayang Oktober-Desember lalu dan menjadi pembicaraan banyak orang.

Banyak orang yang tiba-tiba ikut menonton dan membahas drama korea ini, mulai para pecinta k-drama itu sendiri, para selebritis, hingga para pengusaha dari berbagai negara.

Drakor Start Up (Source Google)

Bagaimana tidak, drama 16 episode ini mengemas banyak sekali hal-hal menarik yang bisa kita petik, mulai dari kepribadian, persahabatan, relasi, kedermawanan, cinta, hingga ilmu-ilmu dalam berbisnis. Sehingga tak heran, banyak orang yang tadinya tidak menonton drama korea akhirnya ikut penasaran dengan drama yang satu ini.

Hal yang paling heboh jadi perbincangan dari drama ini iyalah,

Pecahnya tim Han Jipyeong (yang diperankan oleh Kim Seon hoo),dan tim Nam Dosan (yang diperankan oleh Nam Johyuk) yang memperdebatkan siapa yang lebih pantas mendapatkan cinta Seo Dalmi (yang diperankan oleh Bae Suzy).

Ini menjadi menarik. Sebab dalam drama ini Han Jipyeong yang sebenarnya bukan sebagai aktor utama melainkan sebagai second lead actor justru berhasil menarik lebih banyak simpati para penonton dibandingkan tokoh utamanya Nam Dosan.

Hal ini bisa terlihat dari tingginya orang yang membahas mengenai tim Jipyeong di sosial media. Bahkan survey yang dilakukan situs Naver di korea yang menanyakan, “Jika kamu Dal Mi, apakah kamu akan memilih Nam Do San atau Han Ji Pyeong?” hasilnya menunjukkan 80% dari 50.000 suara menjawab akan memilih Jipyeong dan sisanya Dosan yang merupakan main lead.

Bahkan setelah drama ini berakhir, banyak yang memberikan rating rendah, bahkan mengaku berhenti menonton drama ini sejak episode 13, karena merasa kecewa.

Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Han Jip Yeong vs Nam Do San

Apakah karena visual Han Jipyeong semata? padahal keduanya, baik Dosan maupun Jipyeong memiliki paras yang sangat tampan dan keduanya juga berbakat.

Dari sudut pandang admin pribadi, Nam Dosan memang sudah cocok mendapat cinta Dalmi, walau sebenarnya agak kecewa dengan alur ceritanya. Tapi apa yang juga membuat orang-orang sangat kecewa dengan cerita drama ini, sehingga tidak terima Jipyeong tidak bersanding dengan Dalmi?

Kita lebih dulu diperkenalkan secara emosional dengan sosok Han Jipyeong

Jipyeong Remaja dan Dewasa

Ya, ini adalah alasan terkuat, mengapa banyak yang menaruh simpati lebih pada sosok Han Jipyeong dalam drama ini.

Jika mengikuti drama ini,sejak episode pertama kita sudah lebih dahulu diperkenalkan dengan sosok Han Jipyeong. Seorang remaja yatim piatu berusia 19 tahun yang dikeluarkan dari panti asuhan karena dianggap sudah cukup dewasa.

Han Jipyeong sejak remaja diketahui pintar dalam simulasi investasi, bahkan meraih juara dalam lomba simulasi investasi.

Saat keluar dari panti asuhan. Dia luntang-lantung mencari hunian yang memiliki biaya sewa yang cukup dengan pesangonnya, tapi nyaris tidak ada yang mencukupi uang pesangon yang dimiliki Jipyeong. Kita juga melihat bagaimana dia menahan laparnya, berlarian kesana kemari hanya untuk mencari tempat untuk bernaung.

Hingga akhirnya nenek dari Dalmi menemukannya sedang kehujanan sendirian sambil melihat-lihat brosur hunian sewa, dan menawarkan Jipyeong untuk bernaung di kedainya saja malam itu.

Jipyeong sendiri adalah sosok yang tegas dan sedikit keras kepala, sehingga dia berkutik menolak tawaran nenek Dalmi, namun akhirnya pergi bernaung juga di kedai tersebut, karena tak punya pilihan lagi.

Kedekatan Jipyeong dengan Nenek Dalmi

Nenek Dalmi sangat dekat dengan Jipyeong

Rupanya, bukan hanya malam itu dia menginap di kedai nenek Dalmi. Nenek Dalmi percaya pada sosok Jipyeong, yang tidak mengambil uang yang ada di kedainya malam itu hingga memanggilnya dengan panggilan “anak baik”, Nenek Dalmi juga mempercayakan Jipyeong untuk menemaninya membuat tabungan dan mengelola tabungan itu. Sehingga Jipyeong akhirnya tinggal di kedai tersebut selama hampir 1 tahun.

Selama 1 tahun itu juga, Nenek Dalmi meminta Jipyeong untuk bersurat dengan cucunya Dalmi agar cucunya tersebut merasa terhibur karena punya teman bersurat. Jipyeong menggunakan nama Dosan disuratnya, yang diambil ketika melihat Dosan muncul dalam berita dan terlihat begitu beruntung, berprestasi dan mempunyai orang tua lengkap yang ada disisinya.

Selama tinggal di kedai Nenek Dalmi. Jipyeong juga memanfaatkan tabungan Nenek Dalmi dengan sangat baik dan berhasil melipat gandakan uang dalam tabungan tersebut hingga 10x lipatnya dengan investasi hanya dalam 1 tahun.

Hingga akhirnya tiba waktunya, Jipyeong akan pergi kuliah ke Seoul . Dan terdapat kesalahpahaman pada Jipyeong. Dia mengira nenek Dalmi memberikan semua uang hasil investasinya pada anaknya (Ayah Dalmi). Hingga membuatnya berkata kasar pada nenek Dalmi dan ingin pergi. Padahal nenek Dalmi tidak menggunakan uangnya sedikitpun dan uang Jipyeong ada didalam kedai nenek Dalmi.

Adegan-adegan drama ini dibuat dengan sangat emosional. Ditambah bagaimana nenek Dalmi tetap menghampiri Jipyeong distasiun yang sudah membentaknya saat ingin pergi ke Seoul. Membelikannya sepatu, dan menasihatinya agar Jipyeong tidak pernah mengunjunginya lagi kalau dia sukses dan bahagia. Nenek Dalmi malah memintanya agar datang kembali ketika dia sakit, atau tidak punya lagi tempat untuk bernaung. Jangan menderita seorang diri.

Wajar saja…

Mengikuti adegan itu saja, tentu membuat emosi batin para penonton drama ini tentang sosok Han Jipyeong sangat dipermainkan. Sehingga,merupakan hal yang sangat wajar bila sejak episode pertama, para penonton langsung menaruh hati pada sosok Han Jipyeong dibandingkan Dosan.

Belum lagi, kita melihat Ji Pyeong dewasa yang sukses walau berjuang sendirian. Yang kemudian bertemu lagi dengan nenek Dalmi setelah 15 tahun.

Kedekatan Jipyeong dengan Nenek Dalmi sejak episode awal membuat para penonton sangat berharap Jipyeong dan Dalmi bisa bersatu, agar hidup bersama dengan nenek Dalmi.

Bagaimana Jipyeong sangat menyayangi Nenek Dalmi. Merasa berhutang budi, dan melakukan segalanya untuk Nenek Dalmi membuat penonton semakin tersentuh dengan sosok Jipyeong,

Jipyeong sejatinya cinta pertama Dalmi yang menemaninya bersurat

Jipyeong Menemani Kesedihan Dalmi Dengan Suratnya

Meskipun drama ini, mengatakan Dosan yang mempunyai kemauan menemui Dalmi, setelah membaca surat Dalmi. Sedangkan Jipyeong malah sama sekali tidak mencarinya selama ini, sehingga Dosan layak untuk Dalmi.

Tapi tetap saja, hal ini yang membuat penonton merasa tidak puas dengan jalan cerita drama ini. Karena bagaimanapun, Jipyeong yang sudah menemani Dalmi bersurat dulu, mereka saling mengisi kesepiannya dengan kata-kata yang dia berikan disurat. Jipyeong adalah pria yang sebenarnya Dalmi cari selama ini.

Jipyeong juga sempat mengikuti Dalmi ketika menemukannya bertanya di kuliah umum mengenai bisnis. Yang mengantarkannya bertemu dengan nenek Dalmi.

Jika bisa berandai. Andai saja, Jipyeong mau mengakui dirinya yang menulis surat dan menemani Dalmi di pesta relasi. Mungkin mereka sudah bersama.

Tapi, memang sudah terlambat. Jipyeong juga terlambat menyadari kalau dia menyukai Dalmi. Dan kemungkinan saat itu, Jipyeong belum menaruh hati pada Dalmi.

Jipyeong selalu membantu Dalmi dan Neneknya, tanpa pamrih

Jipyeong di rumah nenek Dalmi

Diawal-awal drama kita memang belum melihat Jipyeong menyukai Dalmi. Dia membuat surat pada Dalmi juga hanya untuk menemaninya atas permintaan neneknya. Tetapi, Jipyeong melakukan itu tanpa pamrih, bahkan berusaha menutupinya, melakukan segala hal, agar Dalmi tidak kecewa.

Seiring episode berjalan, Jipyeong akhirnya mencintai Dalmi tanpa pernah mengungkapkan isi hatinya dengan dalam. Dia selalu ada untuk Dalmi, agar dia tidak terjatuh dalam usahanya.

Bahkan ketika Dalmi sudah mengetahui siapa penulis surat yang sebenarnya. Jipyeong tidak pernah mengajak Dalmi mengungkit surat suratnya dengan kata-kata yang dalam. Dia hanya menunjukkan rasa sukanya melalui tindakan tindakannya yang penuh perhatian.

Dia terlalu takut untuk mengungkapkan perasaannya melalui perkataan yang dalam. Bahkan saat Jipyeong mau memberikan Dalmi perhiasan, dia malah menunda-nundanya karena takut mengganggu perasaan Dalmi. Sikap Jipyeong inilah yang membuat penonton geregetan.

Dari awal sampai akhir drama Jipyeong hidup seorang diri

Nenek Dalmi menangkan Jipyeong agar tidak merasa kesepian

Ini adalah hal yang paling menyakitkan bagi tim Jipyeong. Drama ini berawal dengan mengisahkan hidup Jipyeong yang selalu berjuang sendirian. Penonton sangat menaruh harap agar Dalmi bisa menjadi pendamping Jipyeong untuk mengisi hari-harinya, dan hidup bersama neneknya.

Drama ini kebanyakan menceritakan kisah cinta Dalmi dan Dosan yang berawal dari kesalahpahaman, membangun usaha bersama, dan berakhir bahagia.

Sedangkan bagian yang menceritakan Jipyeong. Penonton hanya dihadapkan dengan rasa pilu. Melihatnya selalu berjuang seorang diri, dan penuh pengorbanan. Hingga drama ini berakhir.

Kesimpulan

Ji Pyeong dan Dosan (Source : Google)

Dari penjabaran admin, apakah admin tim Jipyeong?

Bukan! admin memilih netral, karena bagaimanapun Dosan memang pantas memenangkan hati Dalmi. Karena Dosan selalu ada di samping Dalmi. Mendengarkan keluh kesahnya saat ini, dan berhasil mengambil alih hati Dalmi, melalui usahanya.

Dia juga langsung mencari Dalmi setelah membaca surat-suratnya, padahal Jipyeong sudah membatalkan penawaran bantuannya. Yang akhirnya, mereka memang saling mencintai.

Tapi bagaimana dengan Jipyeong?
Han Ji Pyeong (Source Google)

Dari sudut pandang admin pribadi, penonton bukan semata-mata kecewa karena Dalmi tidak memilih Jipyeong. Hal yang sebenarnya menjadi kekecewaan dan perpecahan para penonton drama ini adalah. Alur cerita drama ini tidak memikirkan kebahagiaan Ji Pyeong.

Kita hanya terus melihat pilunya kehidupan Jipyeong, yang terus sendirian walau dia sukses. Bahkan saat dia semakin berumur. Jika kita bandingkan dengan Dosan. Dia punya keluarga, punya sahabat, dan akhirnya memiliki Dalmi dengan kesuksesannya bersama.

Walau Dosan juga melalui penderitaan karena orang tuanya mengekangnya dulu. Tapi akhirnya semua yang ada pada dirinya sempurna, termasuk orang tua yang bisa memahaminya.

Penonton sulit memihak Dosan. Karena pembuat cerita sendiri yang memulai drama ini terlebih dulu mendekatkan penonton secara emosional dengan sosok Jipyeong. Dan mengakhiri drama ini tanpa membuat perasaan batin penonton pada sosok Jipyeong juga ikut membaik.

Nenek memang berjanji akan selalu ada untuk Jipyeong agar tidak kesepian. Tapi apakah mondar-mandir kerumah nenek dan bertemu Dalmi, tidak akan membuatnya terluka?

Andai Saja…

Pembuat cerita, juga membuatkan cerita bagaimana Jipyeong akhirnya menemukan pasangan hidup yang akan menemaninya. Mungkin, tidak ada perseteruan, atau gerakan pemberian rating rendah dari para penonton.

Toh, pada episode-episode awal. Jipyeong belum menunjukkan adanya ketertarikan pada Dalmi. Rasa yang dia miliki muncul seiring perjuangannya mengabulkan permintaan nenek Dalmi.

Cerita dibuat dengan membuat perasaan Jipyeong yang tadinya baik-baik saja. Meskipun ketika Dosan mendekati Dalmi. Menjadi cerita yang kemudian memunculkan penderitaan baru bagi Jipyeong dengan segala usahanya.

Ji Pyeong dan In Jae Kakak Dalmi (Kang Hana) (Source : Google)

Padahal, mungkin saja cerita ini bisa menjadi sangat sempurna. Apabila Jipyeong disandingkan dengan In Jae kakak Dalmi. Apalagi mereka pernah menjadi rekan bisnis. Sehingga Jipyeong bisa hidup lebih dekat dengan nenek Dalmi untuk seterusnya.

Tapi, kita hanya menerima kenyataan menyakitkan dari akhir film ini dimana Jipyeong tetap sendiri.

Inilah hal yang menyebabkan mengapa para penonton banyak yang merasa kecewa pada Drama ini. Sebab emosi batin mereka sudah dimainkan dengan sosok Jipyeong dalam drama ini.

Disclaimer

Tulisan ini hanyalah sudut pandang pribadi belaka. Tidak ada paksaan atau klaim bahwa opini pirbadi ini adalah benar.

Sebagai penonton, kita hanya bisa terima bagaimana penulis membuat cerita ini.

Dan kita perlu apresiasi. Drama ‘Start Up’ ini memiliki kualitas yang sangat baik dalam banyak hal. Ceritanyapun mengandung banyak pelajaran yang amat berarti.

Ini bukan pertama kalinya admin menonton drama korea. Tapi Start Up memang memiliki kualitas yang wajar membuatnya jadi perbincangan.

Dan bisa saja, penulis mengakhiri drama ini dengan kisah Jipyeong yang cukup mengganjal hati. Karena alasan tertentu yang admin tidak tangkap, atau malah mungkin terdapat harapan untuk season berikutnya. Tapi kita hanya bisa berharap.

Jika kita meninggalkan permasalahan hidup Jipyeong yang terus kesepian. Kita bisa melihat sisi bermakna dari Jipyeong di akhir cerita drama ini. Dimana Jipyeong akhirnya mengikuti kemauan nenek Dalmi, agar dirinya menjadi dermawan. Dia akhirnya mau berdedikasi menjadi donatur pribadi untuk anak-anak yatim yang baru dikeluarkan dari panti. 🙂

Jadi bagaimana nih pecinta ‘Start Up’ apa kalian punya opini sendiri juga? Tulis dibawah ya

Please follow and like us:

10 Komentar

  1. Makasi kak atas spoilernya:’ padahal saya lagi puasa ngedrakor, tapi karna baca ini sepertinya nanti malam saya harus begadang🤧👌🏻

    Ah iya, btw memang banyak sekali ya value of life yg bisa dipelajari dari drama start up💚 btw, semangat juga buat kakak raya, semoga kedepannya makin sering update🤧👌🏻

  2. aku tim ji pyeong, karena ini orang baik banget, sayang banget pula sama si nenek, dan sebel aja harusnya do san bisa bersikap gentle sejak di awal jadi gak perlu fake dan bohong, dal mi juga mau aja diboongin kannn hahhaa auto ngoceh kalo inget kan jadinya

  3. Kok sependapat sama opini di artikel ini ya sayaaa. Sakit lho menerima kenyataan menyakitkan dari akhir film ini dimana Jipyeong tetap sendiri…hihihi
    Enggak heran para penonton banyak yang merasa kecewa dah emosi batin mereka !!

  4. Mungkin Seon Ho memang tamvan alami, gak kayak Jeohyuk kan isunya oplas, haha… saya tau Jeohyuk ini sejak Bride of Habaek. Kalau Seon Ho di Catch The Ghost. Tp 22nya blom finish nonton sih, dasar saya, gak sempet terus, next malah mau lihat yang Start Up

    1. Dari profil yg saya baca , seon ho memang aktor baru, latar belakang teater walau memang lbih tua dr johyuk. Drama pertamanya umur 32. Jd dia mmng baru ke publish n lg ngetopnya, apalagi di start up ini hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Me!
Follow by Email
Facebook
Facebook
Instagram